Sambutan Redaksi
Salam hangat dari keluarga besar Pascal Montessori,
Di awal bulan Juni ini, saat mentari bersinar lebih hangat dan langit biru membentang lebih luas, kita kembali disapa oleh waktu untuk membuka lembaran baru. Juni bukan sekadar penanda pertengahan tahun, melainkan sebuah panggung istimewa di mana semangat kebangsaan, refleksi akhir tahun ajaran, dan kehangatan keluarga berpadu dalam sebuah harmoni yang indah.
Bulan ini kita awali dengan perayaan Hari Lahir Pancasila, sebuah momen untuk kembali merenungkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi bangsa kita. Semangat Bhinneka Tunggal Ika ini sejatinya beresonansi kuat dengan filosofi Montessori. Di sekolah, anak-anak kita belajar menghargai perbedaan, berkolaborasi dalam keberagaman, dan menemukan kekuatan dalam persatuan—sebuah miniatur Indonesia yang kita cita- citakan.
Semangat inilah yang kami coba hembuskan dalam setiap sudut pembelajaran di Pascal Montessori. Kami percaya, pendidikan adalah sebuah perjalanan jiwa, bukan
perlombaan untuk mencapai garis finish. Setiap anak adalah benih unik dengan potensi luar biasa di dalamnya.
Tugas kita bersama—sekolah dan orang tua—bukanlah untuk membentuk mereka menjadi apa yang kita inginkan, melainkan untuk menyediakan tanah yang subur, menyiraminya dengan kasih sayang, dan memberinya cahaya pengetahuan. Dengan begitu, benih itu akan tumbuh dengan akarnya yang kuat mencengkeram nilai-nilai karakter, batangnya yang kokoh menjulang dalam kemandirian, dan daunnya yang rimbun merengkuh kreativitas tanpa batas.
Majalah ini adalah jembatan hati. Sebuah upaya kami untuk mempererat ikatan tak
terpisahkan antara sekolah dan rumah. Mari kita terus bersinergi, menjadi mitra sejati dalam mengasuh dan mendidik. Sebab, di atas segalanya, anak-anak kita tidak hanya membutuhkan kurikulum yang hebat, tetapi juga ekosistem yang penuh cinta untuk bertumbuh secara utuh.
Salam,
Mrs Rosalin Devi
Pimpinan Redaksi



